Fakultas Teknik UMP Buka Suara Terkait Video Viral Diduga Aksi Kekerasan di Kampus
PALEMBANG, Amperaupdate.com -
Seperti dilansir oleh Jagat Media Seorang oknum Dekan dari Universitas Swasta kota Palembang yang berada di Jalan Ahmad Yani Seberang Ulu II Palembang.
Video yang memperlihatkan seorang Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang *(UMP)* diduga melakukan gerakan menendang ke arah seorang pria viral di media sosial. Rekaman yang diunggah akun Instagram @JagatMedia itu memicu perhatian publik dan menuai beragam komentar dari warganet.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria berbaju dekan melakukan gerakan menendang ke arah seorang pria lain yang disebut sebagai mahasiswa. Aksi tersebut langsung menjadi perbincangan. Banyak warganet menyayangkan tindakan tersebut karena dinilai tidak mencerminkan sikap seorang pendidik.
*Jagat Media Lakukan Konfirmasi*
Menindaklanjuti video tersebut, *Selasa, 28 Juli 2026*, tim Jagat Media mendatangi Fakultas Teknik UMP untuk melakukan konfirmasi. Namun, dekan yang bersangkutan tidak berada di tempat.
Pada hari yang sama, Jagat Media juga bertemu langsung dengan pria yang berada dalam video viral tersebut. Wawancara dilakukan untuk menggali kronologi kejadian dari sudut pandang yang bersangkutan.
Keesokan harinya, *Rabu, 29 Juli 2026*, Jagat Media kembali mendatangi Fakultas Teknik UMP. Proses konfirmasi sempat mengalami kendala karena pihak Fakultas dan pihak Universitas saling mengarahkan awak media.
Setelah beberapa kali upaya, akhirnya Jagat Media berhasil bertemu langsung dengan *Dekan Fakultas Teknik UMP, Ir. A. Junaidi, M.T.*
*Klarifikasi Dekan Fakultas Teknik UMP*
Dalam keterangannya, Junaidi membantah bahwa pria yang terlihat dalam video tersebut merupakan mahasiswa aktif UMP.
_"Yang bersangkutan bukan lagi mahasiswa aktif. Sejak tahun 2021 yang bersangkutan tidak lagi membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan tidak pernah mengisi Kartu Rencana Studi (KRS) hingga saat ini,"_ ungkap Junaidi.
Selain itu, Junaidi juga menyampaikan bahwa kepengurusan *Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala)* Fakultas Teknik UMP telah tidak ada lagi sejak tahun 2025.
Saat dimintai tanggapan mengenai video yang viral dan menjadi sorotan publik, Junaidi tidak bersedia menyampaikan pernyataan maaf atas tindakannya yang terekam dalam video tersebut.
*Prinsip Keberimbangan*
Jagat Media tetap berupaya menerapkan prinsip keberimbangan dalam pemberitaan. Apabila terdapat penjelasan tambahan maupun perkembangan baru dari pihak-pihak terkait, berita ini akan diperbarui sesuai fakta yang diperoleh.
Repost(jm)

Posting Komentar untuk "Fakultas Teknik UMP Buka Suara Terkait Video Viral Diduga Aksi Kekerasan di Kampus "