*“Hasil Sawah Tak Maksimal, Petani RT 28 RW 10 kelurahan Karya Jaya kecamatan kertapati kota Palembang Terdampak Kemarau Panjang”*
PALEMBANG, Amperaupdate.com
Di tengah terik *musim kemarau* tahun ini, perjuangan *Bapak Jailani (58)*, warga *RT 28 RW 10 Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang*, patut diapresiasi. ( 7 / 7 / 2026 )
Sudah sekian lama, Pak Jailani bersama istri menggarap *lahan sawah kaplingan milik masyarakat* di wilayahnya. Dengan tenaga seadanya, keduanya bahu-membahu mengolah sawah demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Namun, hasil yang didapat selama ini belum cukup memuaskan. Keterbatasan modal menjadi kendala utama. Tidak adanya biaya untuk pupuk, bibit unggul, dan perawatan membuat produktivitas sawah tidak maksimal.
Kondisi semakin berat karena tahun ini wilayah Kertapati mengalami *musim kemarau panjang*. Kekurangan air membuat tanaman sulit tumbuh optimal.
“Kami garap sawah ini dengan tenaga sendiri. Tapi kalau modal tidak ada dan kemarau begini, hasilnya ya pas-pasan. Harapannya ada bantuan dari pemerintah,” ujar Pak Jailani dengan nada lirih.
Kisah Pak Jailani ini menjadi gambaran perjuangan petani kecil di tengah keterbatasan. Diharapkan ada perhatian dari pihak terkait berupa *bantuan modal usaha tani* dan *solusi pengairan* agar para petani di Karya Jaya bisa lebih sejahtera.
*Pewarta: Mursalan .*

Posting Komentar untuk "*“Hasil Sawah Tak Maksimal, Petani RT 28 RW 10 kelurahan Karya Jaya kecamatan kertapati kota Palembang Terdampak Kemarau Panjang”*"