zmedia

Tanpa Papan Proyek, Penahan Tebing Jalan Provinsi Tanjung Bulan Diduga Dikerjakan Asal-asalan


Tanpa Papan Proyek, Penahan Tebing Jalan Provinsi Tanjung Bulan Diduga Dikerjakan Asal-asalan


OGAN ILIR,-Amperaupdate.com

Kondisi proyek pembangunan penahan tebing* di ruas *Jalan Provinsi Sumatera Selatan*, tepatnya di *Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir*, menuai sorotan warga. 

Proyek yang disebut baru selesai dikerjakan sekitar 1-2 minggu pada Agustus 2026 itu dilaporkan sudah mengalami *retak-retak* pada sejumlah bagian dan dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan serta masyarakat sekitar.

*Retak 50 Meter, Batu Bergeser dan Keropos*
Berdasarkan pantauan dan keluhan warga, retakan terlihat memanjang di area pembangunan dengan panjang kurang lebih *50 meter*. Sejumlah bagian penahan tebing juga disebut mulai *keropos*, *batu bergeser atau terlepas*, sementara *timbunan dan badan jalan* di sekitar lokasi menunjukkan tanda-tanda retak.

*Paisol Usman (40)*, warga setempat, melalui unggahan di media sosial menyampaikan kekhawatirannya terhadap kualitas pekerjaan tersebut. 

“Kalau tidak segera diperbaiki, kami khawatir penahan tebing ambruk dan jalan ikut longsor. Ini bisa membahayakan masyarakat,” keluhnya.

Menurutnya, kerusakan pada bangunan yang baru selesai dikerjakan patut menjadi perhatian serius, apalagi menjelang musim hujan.

*Tak Ada Papan Informasi, Publik Bertanya-tanya*
Sorotan lain adalah *tidak adanya papan informasi proyek* di lokasi. Akibatnya masyarakat kesulitan mengetahui *sumber anggaran, instansi penanggung jawab, nilai pekerjaan, pelaksana, maupun waktu pelaksanaan*. 

Kondisi ini memunculkan pertanyaan: apakah pekerjaan tersebut merupakan proyek *Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan* atau *Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir*.

Warga juga mempertanyakan *material dan konstruksi* yang digunakan. Beredar dugaan penggunaan *campuran material yang kurang baik* serta *konstruksi minim penggunaan besi*. Namun hal tersebut perlu dibuktikan melalui pemeriksaan teknis dan klarifikasi dari pihak pelaksana serta instansi terkait.

Desak PUPR Sumsel dan Pemkab OI Turun Tangan*
Kekhawatiran warga semakin besar karena lokasi tersebut merupakan jalur yang kerap dilalui masyarakat dan sering dijadikan tempat bermain anak-anak. Jika kerusakan tidak segera ditangani, risiko *ambruk dan longsor* dapat meningkat saat curah hujan tinggi.

Masyarakat meminta *Dinas PUPR Provinsi Sumatera Selatan* dan *Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir* segera turun ke lapangan untuk melakukan *pemeriksaan teknis*, memastikan *siapa penanggung jawab pekerjaan*, serta mengambil *langkah pengamanan* apabila ditemukan konstruksi yang tidak memenuhi spesifikasi.

Persoalan ini juga menjadi bagian dari keluhan lebih luas mengenai kondisi ruas jalan provinsi dari *Payaraman hingga Rambang Kuang dan Muara Kuang* yang di sejumlah titik dilaporkan mengalami kerusakan.

Publik Tunggu Keterbukaan*
Publik kini menunggu keterbukaan dari pemerintah: *siapa pelaksana proyek, berapa nilai anggarannya, bagaimana spesifikasi teknisnya*, serta *apakah pekerjaan tersebut telah memenuhi standar keselamatan dan mutu konstruksi*.

“Jika benar ditemukan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, jangan sampai persoalan baru ditangani setelah terjadi longsor atau jatuhnya korban. Keselamatan masyarakat dan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama,” tegas warga.

*Laporan: Ketua Tim Pewarta Ogan Ilir Indonesia /Agung

Posting Komentar untuk "Tanpa Papan Proyek, Penahan Tebing Jalan Provinsi Tanjung Bulan Diduga Dikerjakan Asal-asalan"