MUSIM KEMARAU TETAP PANEN MELIMPAH! DESA SUNGAI DUA BANYUASIN TEMBUS 10 TON BERAS, BUPATI HADIR LANGSUNG
BANYUASIN, -Amperaupdate. com
Prestasi luar biasa berhasil diukir oleh para petani di kawasan pertanian IP 200, Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Di saat banyak daerah lain dilanda kekeringan dan mengalami penurunan produksi, petani di desa ini justru berhasil mencatatkan lonjakan hasil panen yang sangat signifikan. Produktivitas padi di musim kemarau ini dilaporkan mencapai 9 ton hingga lebih dari 10 ton per hektarnya.
Momen panen raya yang istimewa tersebut dihadiri secara langsung oleh Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., bersama rombongan dari dinas terkait. Kehadiran orang nomor satu di Banyuasin itu pada Kamis (1/10/2026) menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap kerja keras petani.
Kepala Desa Sungai Dua, Hartomi, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia mengungkapkan rasa syukur atas hasil panen yang melimpah ruah di tengah kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
"Alhamdulillah, sukses. Di musim kemarau pun kita tetap berproduksi, bahkan hasilnya meningkat," ujar Hartomi di sela-sela kegiatan panen.
Menurut Hartomi, keberhasilan ini bukanlah kebetulan. Ada rahasia di balik stabilnya produksi padi di desanya. Salah satu kunci utamanya adalah penggunaan varietas benih padi unggul. Benih tersebut merupakan hasil inovasi dan pengembangan bersama antara petani dengan pihak perguruan tinggi. Keunggulannya terletak pada daya adaptasinya yang tinggi, mampu tumbuh subur dan berbuah lebat meskipun dalam kondisi minim air dan cuaca panas yang ekstrem.
Melihat potensi pertanian yang sangat menjanjikan di Banyuasin ini, pemerintah pusat telah menyiapkan sebuah program terobosan baru untuk mendongkrak produksi pangan nasional.
Program tersebut diberi nama PMAS Modern – Advance Air Kudus System. Program strategis ini telah mendapatkan dukungan dan restu langsung dari Menteri Pertanian Republik Indonesia. Targetnya sangat ambisius, yakni mengembangkan dan mengoptimalkan lahan pertanian seluas satu juta hektar di seluruh Indonesia, dan Kabupaten Banyuasin termasuk di dalamnya.
Melalui program PMAS Modern ini, petani akan dimanjakan dengan berbagai bantuan sarana produksi pertanian (saprodi) secara gratis dan dalam jumlah besar. Tujuannya agar produktivitas petani bisa meningkat hingga dua kali lipat dari biasanya.
Adapun rincian bantuan yang akan diterima petani menurut Hartomi adalah sebagai berikut:
- *Benih Gratis:* Setiap petani akan menerima bantuan benih unggul gratis sebanyak 70 kg untuk setiap hektar lahan garapan.
- *Pupuk NPK Dobel:* Jatah pupuk NPK yang sebelumnya hanya 150 kg per hektar, akan dinaikkan menjadi 300 kg per hektar.
- *Pupuk Lainnya:* Untuk jenis pupuk lainnya, alokasinya juga akan ditingkatkan hingga menjadi 400 kg per hektar.
- *Pupuk Pembenah Tanah:* Petani juga akan mendapatkan bantuan pupuk Dolomit dan pupuk organik dengan dosis masing-masing sebanyak 1 sampai 2 ton per hektar, untuk menyuburkan kembali tanah.
Dengan adanya paket bantuan saprodi yang sangat lengkap tersebut, Hartomi sangat optimis masa depan petani di desanya akan semakin cerah dan sejahtera.
"Dengan dukungan sarana produksi selengkap ini, diharapkan hasil panen petani bisa naik hingga dua kali lipat. Kami siap menyambut program ini demi kesejahteraan petani yang semakin sejahtera," tegas Hartomi menutup pernyataannya.
Pewarta / Agung

Posting Komentar untuk "MUSIM KEMARAU TETAP PANEN MELIMPAH! DESA SUNGAI DUA BANYUASIN TEMBUS 10 TON BERAS, BUPATI HADIR LANGSUNG"